a

Helios Buka Executive Briefing Center Lexmark Smart MFP

Pada Selasa, 10 Mei 2016, Helios Informatika Nusantara, value-added distributor yang fokus pada solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) dan anak usaha CTI Group, hari ini mengumumkan pembukaan Executive Briefing Center (EBC), sebuah demo center yang menampilkan ragam solusi smart multi-function product (MFP) dan software milik Lexmark.

Berlokasi di Centennial Tower, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 24-25, Jakarta, EBC menawarkan pengalaman eksklusif bagi para mitra bisnis dan pelanggannya yang ingin melihat demo produk, melakukan proof of concept (POC), dan testing solusi Lexmark MFP, baik hardware maupun software hingga konsultasi dengan tenaga ahli Helios tentang pengelolaan dokumen secara lebih efisien.

Lembaga survey Quocirca pada tahun 2016 mencatat sebanyak 70% perusahaan di segmen enterprise menyadari pentingnya paper digitisation sebagai bagian dari strategi informasi perusahaan. Para responden menyatakan peningkatan efisiensi proses bisnis menjadi alasan utama dari digitalisasi, selain untuk memastikan berjalannya sistem sesuai aturan dan mengurangi biaya operasional. Studi tersebut juga menemukan sebanyak 66% perusahaan telah menerapkan digitalisasi pada beberapa proses bisnis dengan area utama pada record management (41%), proses klaim (32%) dan hutang piutang (30%).

Helios menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan solusi yang mampu menyederhanakan dan mengurangi biaya untuk pengelolaan informasi perusahaan melalui perangkat lunak Accuread, Solution Composer, Lexmark Print Management dan Lexmark Fleet Manager milik Lexmark yang menjadi leader dalam Magic Quadrant Gartner untuk kategori Managed Print and Content Services di tahun 2015.

Accuread dapat mengotomatisasi klasifikasi dokumen, mengubah unstructured dokumen menjadi structured dokumen, seperti bukti pembayaran, slip, dan lain-lain, dimana hal ini cukup merepotkan bagi perusahaan yang menghasilkan ribuan dokumen per bulan. Dengan adanya pengelompokan tersebut, pihak terkait dapat dengan mudah meng-archive dan mencari dokumen itu kembali.

Solution Composer memungkinkan pengguna menciptakan alur virtual didalam perangkat Lexmark MFP untuk mempermudah proses bisnis dan meminimalisir eror. Melalui kustomasisasi alur ini, karyawan tidak lagi menjalani proses dokumentasi arsip yang kompleks karena secara otomatis akan dijalankan oleh Solution Composer yang dibuat pada perangkat Lexmark.

Lexmark Print Management dapat memantau aktivitas semua printer Lexmark yang terintegrasi dalam jaringan perusahaan. LPM menerapkan aturan penggunaan printer untuk mengontrol kuota penggunaan dan mencegah dokumen dari potensi penyalahgunaan melalui fitur secure print. Perangkat ini juga dapat menyajikan laporan pemakaian kepada user yang dapat digunakan untuk billing allocation kepada departemen-departemen terkait maupun personal.

Lexmark Fleet Manager dapat memberikan notifikasi melalui email terkait status printer, baik status tinta maupun eror, menginformasikan jadwal maintenance dan memungkinkan remote troubleshooting. Perangkat lunak LFM ditujukan bagi para penyedia solusi Lexmark agar dapat memberikan layanan terbaik kepada pelanggan mereka. FeS




Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com