2

Facebook Perbarui Kebijakan Nama Aslinya

Kebijakan kontroversial Facebook yang mengharuskan para penggunanya untuk menggunakan nama asli mereka kini diperbarui. Kebijakan itu sendiri masih belum berubah. Namun, berdasarkan pernyataan Facebook semalam, jejaring sosial tersebut kini akan mengijinkan penggunanya untuk menjelaskan kondisi khusus ketika mereka memverifikasi nama mereka. Ini akan menandai profil tersebut sehingga tim peninjau Facebook bisa memberikan dukungan yang terpersonalisasi.

Selain itu, ketika pengguna melaporkan sebuah profil dengan nama palsu, kini mereka harus memberikan informasi tambahan. Tahun lalu, Facebook memberi pengunanya waktu tujuh hari untuk memverifikasi atau memperbarui nama-nama mereka jika akun mereka dilaporkan punya nama palsu. Bahkan, sebelumnya, pengguna kadang menemui akun mereka langsung dideaktivasi setelah adanya laporan nama. Perusahaan itu kini juga memperluas pilihan dan dokumen yang bisa digunakan orang-orang untuk memverifikasi nama mereka.

Facebook tetap menanggap bahwa kebijakannya patut diberi komitmen. Namun, setelah mendengar umpan balik dari komunitas, penting untuk mengakui bahwa kebijakan itu harus bisa membuat semua orang merasa aman, termasuk mereka yang terpinggirkan di masyarakat. Kebijakan ini sempat diprotes oleh banyak transeksual dan drag queen yang lahir dengan nama berbeda, namun memilih dikenali dengan identitas lain.

Kini, beberapa pilihan pengecualian adalah alasan seksualitas, alasan bullying, dan alasan minoritas golongan. Semuanya kadang mengharuskan orang-orang untuk menyamarkan nama asli mereka. Karena itulah, tim peninjau Facebook akan bergerak setelah pengguna menerangkan situasinya.




Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com