cover

Fujifilm XA2

8.4

Pengoperasian Mudah, Kualitas Gambar Prima

Kamera ini cukup banyak membuat decak kagum penyuka foto lantaran kualitas gambar yang dihasilkan. Saat peluncuran perdananya di Jakarta mendapatkan banyak apresiasi dan sambutan positif dari para konsumen.
Sekalipun pengguna baru yang menggunakan kamera ini, bisa dipastikan mampu mengoperasikan dengan baik dalam waktu yang tidak lama. Deretan navigasi kontrol menu serta fitur yang disediakan lebih simpel dibanding XT10 atau XT1.

Menariknya lagi, layarnya yang bisa diarahkan ke depan memberikan keleluasaan pengguna ketika mengambil gambar dari berbagai sudut bawah atau atas serta untuk melakukan selfie. Kemampuan layar bisa ditarik ke atas menandakan kalau Pujifilm juga memenuhi kebutuhan masyarakat yang suka selfie, namun dengan kamera yang berkualitas tinggi karena di seri sebelumnya hanya bisa ditarik sedikit untuk diarahkan ke bawah atau ke atas.
Nah, untuk membuktikan kualitas gambarnya, TechLife mencoba XA2 dengan memilih ekstensi JPEG pada kualitas FINE. Kemudian dilanjutkan melakukan reset setting untuk memastikan pengaturan yang secara default.xa2Kemampaun ISO adalah fitur pertama yang kami coba. Mulai dari paling rendah, yakni 100 hingga tertinggi, yakni 25600, hasilnya pada 12800 hingga 25600 terlihat sedikit noise. Namun di kondisi minim cahaya ISO pada 12800 cukup bekerja dengan baik. Jika mau maksimal gunakan tripod atau monopod. Namun sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkan ISO terlalu tinggi, karena yang biasa kita pakai untuk ISO tinggi sekitar 3200 – 6400.
Disamping itu, TechLife juga mencoba fitur night mode yang mana pengaturan auto yang bisa dimanfaatkan ketika mengambil gambar dalam keadaan temaram. Tapi jika perlu bantuan cahaya, dapat memanfaatkan flash internal dengan beberapa pilihan Auto, Forced Flash, Slow Syncro. Red Eye Reduction Auto, Red Eye Reduction, Red-eye Reduction & Forced Flash and Red-eye Reduction & Slow Synchro.

Semuanya bisa Anda gunakan satu-persatu sesuai kebutuhan. Untuk hasil lebih baik jarak minimum dengan obyek sekitar 1,5 meter. Sementara obyek di jarak sekitar 10 meter kekuatan cahaya yang dihasilkan masih relatif baik.
Hasilnya, baik ISO tinggi, night mode atau menggunakan flash dalam kondisi tertentu Fujifilm XA2 memberikan yang terbaik dari sisi komposisi warna, padahal tak disisipkan pengaturan tambahan pada white balance atau efek sekalipun setelah melakukan reset setting, hanya perubahan ISO dan modus night mode.

Uniknya lagi dalam keunggulan yang diberikan untuk mendukung kualitas gambar adalah tersedianya sharpening level pada menu. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan level tertentu dari ketajaman gambar. Karena umumnya ketajaman gambar dilakukan melalui post-proccessing atau olah digital, namun Fujifilm XA2 memberikan langsung untuk menghasilkan ketajaman lebih pada hasil gambar. xa2aDua hal yang juga menjadi perhatian kami dalam menentukan hasil gambar adalah peran Dynamic Range, kemudian Film Simmulation Effect. Untuk memberikan kesan yang berbeda atau komposisi warna yang tidak dimiliki beberapa kamera lain maka film effect yang dimiliki XA2 cukup variatif untuk hasil gambar.

Tapi yang tak kalah penting dalam kekuatan komposisi gambar adalah dynamic range. Hanya saja untuk mendapatkan ini Anda harus terlebih dulu mengaktifkannya, kemudian memilih 3 pengaturan yang diingikan apakah 100%, 300% atau 400%. Ketiganya merupakan pengaturan komposisi kecerahan gambar jika terdapat bayangan atau kondisi gelap, semakin besar pengaturan maka hasil gambar akan semakin cerah atau terang.
Secara keseluruhan, gambar yang dihasilkan Fujifilm XA2 sangat baik, baik melakukan pengaturan yang kita inginkan atau dipercayaakan sama pengaturan otomatis kamera.

Pointer
– Multi Target ‘Multi AF’, lebih cepat ketika melakukan tracking objek, eye detection hingga makro mode
– Classic Chrome, menawarkan komposisi hasil gambar dengan warna dan kualitas gambar X series
– Wireless Share & Printing, melakukan share atau tranfer gambar tanpa kabel dan kompatibel wireless printing dengan Instax Share SP 1 Printing
– Location Search, mampu mencari data lokasi tempat gambar diambil melalui smartphone dari kamera Fujifilm XA2

Spesifikasi
Sensor : CMOS APS-C 16MP
Prosesor : EXR Processor II
Lensa  : 35mm mirrorless mount
Resolusi Video : 1920 x 1080 30p
ISO : Auto 100/12800/25600
Shutter :  30 sec. to 1/4000 sec.
Layar : 3,2 inci
Konektifitas : NFC, WiFi
Dimensi : 116.9mm (W) x 66.5mm (H) x 40.4mm (D)
Berat : 300g (termasuk batterai dan SD card
Harga : Rp 7 jutaan

The Breakdown


Design
8
Features
8
Performance
9
Image Quality
9
User Interface
8




Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com